Minggu, 26 September 2010

Ferry Siswadi Terancam Tak Lolos


PDF Cetak E-mail
 Dibaca: 86 kali.
Politik
Ditulis oleh roz   
Jumat, 24 September 2010 14:04
Pernah Diancam Hukuman Pidana Tindak Korupsi
JAMBI - Pasangan Fery Siswadhi-Syafriadi terancam tak lolos verifikasi sebagai kandidat Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota (Cawako-Cawawako) Sungaipenuh. Karena, Fery Siswadhi pernah diancam hukuman pidana di atas 5 tahun. Bahkan, Ferry menjalani hukuman selama 1,5 tahun penjara terkait kasus korupsi.

Ketua Panwas Pilkada Sungaipenuh Suhaimi, mengatakan, pasangan Fery Siswadhi-Syafriadi bisa saja lolos sebagai bakal calon. Tapi sebagai calon tetap, tentu akan sulit. Karena Ferry harus dapat menunjukkan surat keterangan tidak pernah dipidana dengan ancaman lebih dari lima tahun oleh pengadilan. “Saat ini Ferry belum melengkapi berkas itu, meski sudah mendaftar di KPUD,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Fery Siswadhi sudah mendaftar bersama pendampingnya Syafriadi pada Minggu (19/9) lalu. Pasangan tersebut diusung oleh Hanura, PBB dan PKB. Ferry sempat tersangkut masalah korupsi dana APBD 2003 senilai Rp 1,45 miliar bersama 12 anggota DPRD Kerinci 1999-2004 lainnya. Dia divonis 1,5 tahun penjara.
Lalu, mengapa KPUD menerima pendaftaran Fery? “Kami sudah berkomunikasi dengan KPUD, dan hasilnya, KPUD hanya menerima berkas saja. Siapapun yang ingin mendaftar dipersilahkan, syaratnya dapat dukungan cukup dari parpol. Namun, nanti KPUD akan memverifikasi berkas kandidat, dan baru akan memutuskan siapa yang lolos menjadi calon tetap tanggal 27 Oktober mendatang,” jelas Suhaimi.
Disamping itu, dari proses verifikasi, KPUD Kerinci memberi batas batas waktu hingga 9 Oktober kepada pasangan kandidat untuk perbaikan dan melengkapi berkas. Hingga kini belum ada satu kandidat pun yang dicoret.
“Kita berharap, pihak pengadilan dapat memberikan surat sesuai dengan fakta yang ada. Dan ini harus dibuka secara terang menderang,” katanya.
Terpisah, Ketua KPUD Kerinci Wazirman, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya sampai saat ini masih menunggu surat keterangan dari pengadilan. “Kita tunggu surat dari pengadilan terkait masalah Fery itu,” terangnya.
Dia mengaku sudah meminta kepada Fery untuk melengkapi berkas berupa surat keterangan dari pengadilan hingga tanggal 9 Oktober mendatang. “Yang berwenang mengelurkan surat itu pengadilan, jadi kita tunggu saja. Yang jelas kita akan putuskan kandidat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya. (roz)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MYSTERI SEX